Jual Beli Skripsi, Mengapa?

Yogyakarta- Skripsi merupakan tugas akhir mahasiswa yang sering dianggap seperti hantu gentayangan, dikarenakan cukup membutuhkan waktu lama untuk membuat skripsi dengan berbagai macam drama dan perjuangan yang ada. Tak dapat hanya satu atau dua hari saja, bahkan hingga berbulan-bulan.

Berbagai macam tuntutan mahasiswa akhir yang sedang mengerjakan skripsi, membuat mereka mau tak mau harus segera menyelesaikannya. Seperti tuntutan orangtua yang meminta anaknya untuk cepat-cepat lulus. Namun karena kesibukan layaknya bekerja paruh, kesulitan akan Bahasa Indonesia sebab berasal dari luar negeri dan lain sebagainya.

Hal itu yang membuat mereka kesulitan untuk menyegerakan penyelesaian skripsi tersebut. Kesulitan-kesulitan ini pun dilirik oleh beberapa oknum yang akhirnya membuat penghasilan dari permasalahan ini. Bermotifkan ingin membantu mahasiswa yang kesulitan dalam menyelesaikan skripsinya, serta ditambah motif memanfaatkan kemampuan dalam penulisan ilmiah. Pada akhirnya, memberikan peluang bagi oknum tersebut untuk membuka jasa pembuat skripsi.

  • Penyedia dan Pelanggan Jasa Skripsi

Penelusuran akan jual beli skripsi ini telah dilakukan sejak 21 Oktober 2018. Melibatkan dua orang penjual jasa pembuatan skripsi dan empat orang pembeli jasa skripsi. Perolehan data yang didapat bermula dengan pertemuan dengan salah seorang penjual skripsi yang berinisial M di Jalan Sorowajan Baru Yogyakarta. Ia menjelaskan alasan-alasan mengapa adanya para pembeli dan alasan menjual jasa pembuatan skripsi.

Berlanjut pada penjual jasa pembuat skripsi yang lain berinisial H yang mengungkapkan mahasiswa mana saja yang menjadi langganannya. Dalam investigasi ini, tim menemukan tujuh orang mahasawa kampus negeri di Yogyakarta yang menggunakan jasa pembuatan skripsi.

Penkontribusian jual beli skripsi ini sendiri sering terjadi di warung kopi daerah Sorowajan. Warung kopi dipilih sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli. Jasa yang ditawarkan kepada pembeli pun berupa penulisan skripsi penuh, pengecekan penggunaan tata bahasa, konsultasi, dan pengerjaan teori dan sistematika penulisan.

  • Harga Jual Skripsi

Skripsi yang digarap oleh penjual jasa  pun rata-rata skripsi yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Untuk harga yang ditawarkan sendiri beragam, tergantung dengan jenis kepenulisan yang diinginkan oleh si pembeli. Tarif yang ditarik oleh si penjual jasa ini dimulai dengan harga Rp 500.000 untuk tipe kepenulisan jurnal, makalah, tugas kuliah. Kemudian untuk harga Rp 1.500.000 untuk tipe penulisan, tata bahasa, dan pemilihan teori skripsi. Hingga menembus ke tarif Rp 2.500.000 untuk pengerjan skripsi penuh.

Penyebaran informasi penjualan skripsi ini tersebar melalui nomor handphone para penjual yang tertempel di dinding jalan dan tiang listrik di lampu merah. Dengan berbagai motif serta tututan yang ada membuat mahasiswa, tergiur untuk membeli skripsi dari si penjual. Bayaran yang cukup tinggi juga menjadi salah satu motif meningkatnya praktik jual beli skripsi ini.

Tim investigasi: Yosi Hermanto, Afifah Khoiriyah, Annatiqo, Lu’lu’il.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *