7 Penyebab Gagal Diet yang Perlu Dihindari

Penyebab Gagal Diet

Foto : prosehat.com

Semua orang pasti ingin tampil ideal di depan orang banyak. Bahkan banyak orang sering memilih untuk melakukan diet demi mendapatkan tubuh yang ideal. Diet harus dilakukan dengan benar, supaya tidak gagal di tengah jalan atau menyebabkan berat badan naik secara drastis. Diet yang benar harus dibarengi dengan olahraga supaya dapat membakar kalori.

Kalori yang terbakar akan mempercepat laju metabolisme tubuh. Namun, ada beberapa kebiasaan tidak baik yang masih sering dilakukan orang diet sehingga menyebabkan semua usaha dietnya menjadi sia-sia. Berikut 7 Penyebab Gagal diet yang harus anda waspadai :

1. Jarang Minum Air Putih

Kebiasaan ini sering disepelekan oleh orang yang sedang diet. Padahal peranan air sangat penting untuk membakar kalori. Kekurangan air putih dapat menyebabkan dehidrasi yang membuat metabolisme melambat. Sehingga penurunan berat badan juga akan ikut melambat. Kekurangan air putih ini penyebab gagal diet yang paling mudah diatasi. Cukup dengan menambah segelas air setiap habis makan supaya metabolisme tubuh tetap lancar.

2. Pola diet yang terlalu ketat

Sebagian besar orang yang gagal diet karena salah mengikuti diet yang terlalu ketat, tidak seimbang dan terlalu cepat menurunkan berat badan tanpa melihat keadaan kesehatan tubuhnya. Hal ini menyebabkan seseorang tersebut mengalami “diet yoyo” yang artinya berat badan akan naik kembali secara drastis setelah menjalani diet. 

Pilihlah Pola diet yang sudah terbukti efektif untuk menurunkan sekaligus mempertahankan berat badan. Pola diet yang baik juga harus disesuaikan dengan kemampuan anda untuk konsisten dan disiplin terhadap rencana diet. 

3. Sering Begadang

Sering begadang juga menjadi penyebab gagalnya diet seseorang. Ketika seseorang kurang tidur tubuh akan memproduksi hormon ghrelin yang dapat menstimulasi nafsu makan secara berlebihan. Sedangkan, hormone leptin yang diproduksi oleh tubuh juga menjadi menurun. 

Hal ini menyebabkan seseorang akan sering merasa lapar pada saat malam hari. Solusinya adalah tidur yang cukup akan membuat rileks tubuh dan mencegah mengkonsumsi cemilan pada malam hari.

4. Harapan Terlalu Tinggi

Pola pikir diri sendiri juga bisa menyebabkan diet menjadi gagal. Ekspektasi yang sudah terlalu tinggi akan membuat anda cepat menyerah karena merasa diet tidak berhasil padahal menurunkan berat badan tidak instan dan membutuhkan waktu. Untuk mengatasi ini anda dapat menentukan target berat badan yang realistis misalnya dalam waktu dua minggu berat badan turun setengah sampai dua kilogram.

5. Mengonsumsi Minuman Berkalori Tinggi

Soda, sirup, minuman yang berenergi dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi merupakan contoh minuman berkalori yang harus dihindari. Minuman berkalori mengandung pemanis dan pewarna buatan yang menyebabkan anda menjadi lebih lapar saat mengkonsumsinya. Sehingga bukan tubuh ideal yang didapatkan melainkan berat tubuh semakin naik drastis.

6. Tidak mengonsumsi Karbohidrat

Ketika ingin mulai diet, banyak orang malah tidak mengonsumsi karbohidrat padahal ini merupakan kebiasaan yang salah. Karbohidrat adalah sumber energi yang utama bagi tubuh sehingga tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali akan menyebabkan tubuh menjadi lemas dan berpotensi menghasilkan berat badan yang turun sementara dan naik kembali secara drastis. Cara diet yang benar adalah tetap mengonsumsi karbohidrat, lemak dan protein dengan jumlah yang tepat.

7. Tidak mengkonsumsi camilan sama sekali

Kasus ini sama dengan karbohidrat, banyak orang mengira kebanyakan ngemil menyebabkan berat badan naik. Padahal anda tetap dapat ngemil tanpa takut berat badan naik dengan cara memilih camilan yang sehat dan tidak berkalori dengan jumlah yang cukup seperti buah-buahan atau oat. 

Dilansir dari klikdokter (20/03/21), bila anda bisa menghindari hal-hal yang menyebabkan gagal diet dan melakukan diet dengan cara yang benar, tentu anda akan berhasil melakukannya dan memperoleh hasil yang memuaskan. 

 

Exit mobile version