Inilah 3 Faktor Tinggi Badan, Nomor 1 Penting Banget

Foto : hellosehat.com

Tinggi badan menjadi salah satu bagian dari penunjang penampilan. Tidak sedikit orang yang merasa insecure karena memiliki tinggi badan yang pendek. Laki-laki maupun perempuan juga akan sensitif dengan tinggi badan. Diketahui bahwa di Indonesia tinggi badan rata-rata untuk pria sekitar 168 cm sedangkan untuk wanita sekitar 163 cm.

Tentu semua orang menginginkan tinggi yang ideal dan proporsional. Namun, perlu kita ketahui bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi tinggi seseorang. Pertumbuhan dan perkembangan setiap orang berbeda-beda tentunya. Genetik, Gaya hidup dan lingkungan juga dapat mempengaruhi tinggi badan. Berikut adalah 3 faktor tinggi badan yang perlu diketahui :

1. Faktor Aktivitas

Aktivitas atau kegiatan yang kita lakukan setiap harinya ternyata juga bisa mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan. Aktivitas yang berhubungan dengan penambahan tinggi badan adalah olahraga. Olahraga yang sangat disarankan adalah olahraga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki. Contohnya lompat tali, atletik, jogging, basket, badminton, renang dan olahraga beban sejenis lainnya. olahraga akan membuat tulang menjadi terangsang untuk tumbuh lebih panjang karena hentakan berat badan.

2. Faktor Nutrisi

Makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari juga ikut andil dalam faktor yang mempengaruhi tinggi badan. Faktor nutrisi ini dapat tercukupi dengan mengonsumsi protein,kalsium dan berolahraga secara teratur. Proses pemadatan tulang akan menjadi terhambat saat seseorang sudah memasuki umur 35 tahun. Selain itu untuk menunjang pertumbuhan tulang yang baik disarankan untuk mengonsumsi vitamin D, kalsium dan fosfor yang baik. Kebutuhan protein hewani seperti ayam, daging, putih telur dan seafood serta protein nabati seperti tahu tempe, kacang tanah, kacang hijau juga perlu diperhatikan. Faktor nutrisi ini akan tercukupi dan tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen khusus tinggi badan.

3. Faktor Genetik

Yang terakhir ini merupakan faktor genetik yang sering dibicarakan orang. Ketika melihat ada orang yang memiliki badan sangat tinggi pasti anda akan berpikir bahwa itu adalah faktor genetik dari orang tuanya. Begitu juga sebaliknya, ketika anak tumbuh memiliki badan yang tidak terlalu tinggi maka akan berhubungan dengan orangtuanya. Memang benar, Tidak dapat dipungkiri bahwa faktor genetik ini merupakan faktor utama dalam tinggi badan. Gen yang mempengaruhi tinggi badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan dari sebuah kode genetik  “HMGA2” yaitu sebuah ”C” (Cytosine) akan mempengaruhi pertumbuhan badan seseorang.

Dilansir dari Halodoc (14/10), Seseorang hanya akan mendapatkan Gen “C” dari salah satu orangtuanya yang lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki “T” (Thymin). Jadi, ketika ada seseorang yang memiliki “C” ganda maka dia akan mempunyai badan tinggi satu sentimeter dari yang memiliki “T” ganda. Namun perlu diketahui masih banyak gen-gen yang berhubungan dengan tinggi badan.

Setelah mengetahui 3 faktor tinggi badan, maka mulai saat ini kamu masih bisa lebih memperhatikan apa saja hal-hal penting yang mampu menunjang pertumbuhan sebelum berusia 35 tahun. Adapun Tips untuk mendapatkan tinggi badan yang ideal dan proporsional adalah dengan cara makan-makanan yang bergizi setiap hari agar faktor nutrisi protein kalsium dan fosfor dapat terpenuhi dengan baik.

Jangan lupa juga untuk menyempatkan waktu untuk berolahraga secara teratur  terutama olahraga beban karena dapat merangsang tulang tumbuh lebih panjang. Olahraga juga penting untuk menyeimbangkan antara kesehatan tubuh dan aktivitas anda dan  tips terakhir mengatur waktu istirahat yang cukup dan banyak minum air putih juga akan membantu anda untuk mendapatkan tubuh yang bugar serta tinggi badan yang ideal.

 

Exit mobile version